Menjadi Tour Leader

image

Menjadi  Tour Leader

Pernah tidak terlintas dalam benak kalian untuk menjadi seorang Tour guide   Dulu aku ingin sekali menjadi seorang guide namun sayang kendala bahasa ( bahasa inggris)  dari situ aku menyesal kenapa saat masih belia dan duduk di bangku sekolah aku tidak sungguh sungguh belajar.

Menjadi Guide dan  Tour Leader itu menurut aku mengasyikkan

bertemu dengan orang banyak membantu dan menerangkan akan beberapa hal yang di tanyakan oleh para turis yang di bawanya, namun tetap juga harus tanggung jawab.
Aku menulis ini rasanya kurang tepat karena aku tidak tahu bagaimana suka dan duka menjadi seorang Tour guide,  jadi ini hanya dari kaca mata saya saja.

Saya tinggal di Yogyakarta dan tahu sendiri Yogyakarta adalah kota tujuan wisata baik asing maupun lokal dan aku sering sekali dapat tamu dari luar kota untuk di minta tolong dan bertanya tempat tempat yang rekomen di Yogyakarta jadi bagi aku sudah biasalah. 

Tantangan di mulai saat awal bulan April 16 kemarin, saya di minta tolong seseorang untuk menjadi seorang Tour Leader dadakan untung yang saya bawa turis lokal dan hanya 6 orang jadi aman pikir aku, jujur saya benar –  benar buta akan dunia Tour Leader ini,  namun karena saya hobi jalan dan saya paham betul Medan yang akan saya tuju dan karena tujuan awal saya membantu, saya menyangupinya. namun ada beberapa tempat yang wajib saya survei terlebih dahulu agar saya tidak kalang kabut sendiri nantinya.

Saat itu rombongan yang saya bawa stay di Jakarta jadi komunikasi yang saya gunakan hanya lewat WA saja, awal saya bertanya mereka ingin kemana saja nanti saya bantu soal jadwal nya. Langsung mereka menyebut beberapa tempat. Komunikasi itu penting jadi kita tau apa kemauan mereka dan kita bantu untuk menyusun jadwalnya.

Butuh waktu seminggu saya mengatur segala nya dari akomodasi,  tempat tinggal dan survei beberapa tempat tujuan dari beberapa media,  kawan, IG dan supir travel tentu saja pengalaman pribadi. Semua harus di rancang sesuai jadwal plus tertata rapi karena bukan hanya di Yogyakarta namun kita sempatkan jalan ke kota Solo dan wonogiri,  tidak hanya mengunakan mobil namun kita mengungkapkan akomodasi umum juga seperti kereta api. Jadi harus benar benar tepat karena sekali terlambat fatal.

Untung tamu tamu termasuk orang yang kooperatif sehinga mereka sudah siap sesuai dengan jadwal yang saya buat di awal perjalanan.

Rasanya senang kalau mereka puas dengan pelayanan saya, walau amatir namun saya juga senang bisa membantu juga plus bonus saya bisa jalan jalan juga.

Saya bukan seorang guide bahkan  Tour Leader, hanya saya ingin membantu saja,  walau sebenarnya ingin juga jadi seorang  Tour Leader dan guide..

Iklan

45 thoughts on “Menjadi Tour Leader

  1. Keren… jadi tour guide itu tidak mudah lho, mesti piawai mempersiapkan ini itu dengan jadwal yang pasti tapi di lapangan mesti fleksibel juga supaya semua jadwal bisa berjalan lancar apa pun halangan yang ada di depan sana. Harus kreatif juga kan memilih tempat wisata jadi peserta tur mendapat pengalaman yang tak terlupa, bukan sesuatu yang asal bisa dibaca di internet pun jadi :hehe. Kayaknya saya mesti kontak Mbak nih kalau ke Yogya lagi :hihi, siapa tahu bisa diajak jalan-jalan :hehe.

    1. Hahahhaha betul banget untung aku dapat yang bersahabat dan tidak minta yang aneh aneh, betul banget jadi Tour guide ngak gampang dan sumpah capek tapi aku ngak nyesel karena jadi pengalaman buat aku juga.

      Boleh banget asal jauh jauh hari maklum kerja.

  2. Pernah dulu waktu kuliah. Tantangannya saat2 tamu lempar pertanyaan cerdik yg ga pernah kita sangka2. Wiiiih harus pinter2 jawab yg nyambung walaupun salah dan buru2 alihkan pembicaraan dengan cara yg smooth hahahaha

  3. Saya pemandu wisata berlisensi Khusus Pramuwisata Madya daerah Tingkat I Kalimantan Barat. Spesialisasi saya bahasa Inggris. Pengalaman saya sebagai “guide liar” lebih kurang 3 tahun. Kemudian saya disekolahkan oleh dinas pariwsata Kalbar untuk pelatihan dan training Pemandu Wisata tingkat Muda lulus bersertifikat. 3 Tahun berikutnya sekolah lagi ke jenjang Tingkat Pramuwisata Madya dan lulus bersertifikat. Satu tingkat lagi saya ke jenjang Nasional

    Saya sarankan mbak untuk segera mengajukan permohonan training dan pendidikan dasar Pramuwisata di daerah mba pada instansi yang terkait. Ini menyangkut legitimasi. Setiap pemandu resmi baik swasta atau pemerintah pasti memiliki ID card atau pemandu wisata bersertifikat ILisensi)

    1. Wow.
      Kurasa saya belum siap untuk menjadi Guide profesional seperti mas, kurasa yang saya lakukan kemarin guide liar, sesuai yang saya katakan saya hanya membantu.

      Tapi saya tidak punya ketrampilan khusus seperti mas, saya harus banyak belajar nie thanks buat informasinya mas.

  4. Gakpapa. Santai aja. Saya dulu malah awam sekali. Pernah ditangksp intel karena guide 3 turis dari Swiss yang sedag ngadain riset. Turis ini ternyata tidak ada izin melakukn riset di Indonesi Saya “kena” getahnya Tuduhannya serius bisa dianggap membocorkan rahasia negara. Segawat itu. Iya. Saya juag nda nyangka bisa segawat itu padahal niatnya hanya iseng iseng atau main main. Tapi ini berdampak serius menhyangkut konten mana yang layak disampaikan ke turis asing.

    Baiknya ajukan saja ke dinas pariwisata setempat. Bisa tanyakan informasi nya. APakah ada training Pendidikan dasar Pramuwisata di daerah mba. Tenang aja, Semuanya FREE alias gratis. Trainingnya nanti bisa di hotel, dapat snack, dan meals, ditraining sama pelatih guide nasional, ada dari dinas kepolisian, Para pejabat BPU (Biro perjalanan umum), BPW (Biro Perjalanan Wisata), lalu ujian Jika lulus dapat sertifikat dan ID card. Berhak melamar pekerjaan di BPU/BPS. waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa asyikkkkkkkk

    1. Hahhaha malah iklan, waduuuuuh saya mah belum kepikiran mas karena saat ini saya masih di kontrak perusahaan tempat saya bekerja.

      Waaah ayo dung tulis pengalaman mas jadi guide sapa tau banyak orang awam seperti saya tertarik ingin menjadi Guide profesional seperti mas.

      Aduuuuhhhhh penasaran gimana ceritanya bisa tertangkap itu mas, ayo tulis tulis lagi mas..

  5. Ada asyiknya kalau jadi guide, apalagi kalau jadi trip organizernya sekalian. Kebetulan pernah juga aku beberapa kali menjalankan tugas itu ketika ngetrip bareng teman-teman kantor

  6. Adikku TL rempong jg loh jd TL aku dulu ikut tour jadi tukang photo-photo adikku TL nya…kyknya kalo aq g sanggup deh 😅 semua harus sesuai jadwal yg sudah di buat hotel restorant semuanya hrs sudah di booking dan sesekali di hubungi pas kita udah di jalan gtu konfirmasi kedatangan kita n rombongan jam berapa dll…klo rombongan g ada yg rewel sih oke tp kdg2 ada yg rewel bngt ah g asyik pokoknya aku pribadi g pengen tp adikku mah hobbi banget yah tiap org berbeda sih…enaknya jd TL ya klo pas dpt bonus 😅 adikku biasa bawa rombongan tour 4 bis gtuh…

      1. Adikku mah aku pusing lihatnya lari sini lari sana rombongan udah beres di urusin hotelnya udah pada cek in adikku masih sibuk ngurus administrasi nya 😅

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s