Lagu Kebangsaan.

DSC_0206
Semarak Kemerdekaan di salah satu sudut Yogya. (Doc pribadi)

Masih berbau tentang hari kemerdekaan negara kita yang ke 70 Tahun, Merdeka.

Yuuk marie sedikit kita nostalgia jaman dulu jaman kita kita masih pakai seragam putih merah alias jaman Sekolah dasar,  ya mungkin ada  juga anak sekarang seragam nya sudah berubah warna.

Jaman lucu lucunya itu, aku ingat jaman dulu ada tu namanya tes menyanyi lagu kebangsaan trus maju kedepan buat menyanyikan lagu kebangsaan pilihan kita dengan semangat 45. Trus lagu apa yang aku pilih…? Saat itu aku memilih lagu Indonesia Pusaka.

 LAGU INDONESIA PUSAKA

Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap di puja-puja bangsa

Reff :
Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Tempat akhir menutup mata

Sungguh indah tanah air beta
Tiada bandingnya di dunia
Karya indah Tuhan Maha Kuasa
Bagi bangsa yang memujanya

Reff :
Indonesia ibu pertiwi
Kau kupuja kau kukasihi
Tenagaku bahkan pun jiwaku
Kepadamu rela kuberi. 

Pasti ngak asing lagi kan dengan lagu ini, trus apakah sekarang masih hafal..? Jelas walau kadang kebalik balik haha itu namanya udah lupa kali Ria.

Kembali lagi ke lagu diatas rasanya saat dulu saat masih kecil untuk mencari lirik lagu yang menjadi tugas kita sangat sulit butuh perjuangan,  tidak seperti sekarang klik layar hp,  tab atau komputer muncul tu lagu, saat itu ( jaman jadul)  aku dan kawan kawan harus mampir ke toko buku yang ada dkampung aku untuk mencari buku kumpulan lagu lagu kebangsaan.  Ingat betul saat itu aku pilih yang paling murah yang kertasnya masih hvs buram bagi aku yang penting teks nya bukan kertasnya dan itu ngak langsung beli karena belum bawa uang jadi tanya harga nya dulu lantas ke esoka harinya baru beli. Trus sesudah buku itu di tangan tak lupa aku kasih sampul dan kasih nama di pojok bawah pakai bulpen warna pelangi yang jaman dulu hitz banget.

Nah Baru di rumah belajar nyanyianya  walau suara sumbang namun tetap semangat. Aku lahir di keluarga yang buta musik jadi susah kalau tanya soal soal lagu kebangsaan plus nadanya bagaimana cara satu satunya ya aku tanya guru musik aku,  ehmm jaman dulu namanya Guru Kesenian di sekolahan trus baru latihan secara Maraton dirumah.

Lantas bagaiman..? Pas hari penilaian tiba duuuuh rasanya tegang banget mana tu Pak Guru ngacak lagi panggil muridnya buat di tes nyanyi di depan jelas. Ada yang menyanyi tanganya gerak terus, ada juga kakinya di hentak hentak kan kelantai seperti memberi aba aba, ada juga yang mengepalkan tangan dan tatapan matanya terjun bebas ke dasar lantai ada juga bernyanyi sambil menatap langit langit ruangan berjaga jaga takut rubuh karena suaranya plus ada juga yang tiba tiba suaranya pelan seperti komat kamit baca mantra namun banyak juga yang suaranya merdu bikin sirik otomatis jadi kesayangan guru lantas bagaima dengan saya…? Ya gitu deh haha.

Lantas gimana dengan kalian pernah tidak dapat tugas menghafalkan lagu kebangsaan jaman SD dulu dan lagu apa yang kalian pilih….?

 

 

Iklan

35 thoughts on “Lagu Kebangsaan.

  1. Dulu pernah pas waktu SD kelas 4 (kalau tidak salah), pelajaran Kertangkes a.k.a Kerajinan Tangan dan Kesenian dapat tugas disuruh hafalin (lirik-nada) lagu Ibu Kita Kartini, sesudah itu pertemuan pelajaran berikutnya (minggu depannya) suruh hafalin not dan mendemonstrasikannya dengan alat musik suling.

    Iya betul, giliran maju kedepannya untuk penilainnya guru itu secara acak (bukan urutan absensi siswa), nah kalau yang ‘pas-pasan’ ya agak deg-degan juga sampai-sampai gugup dan bawaannya pengin kencing melulul, nah kalau yang udah hafal dan siap maju malah kadang-kadang tidak dipanggil-panggil maju oleh guru

    Salam merdeka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s