Mengenang lewat doa

kolom-malaikat-765_l

Weekend kemarin memang ku ada acara keluaga di kota tempat kelahiran aku di wonogiri,  jadi Jumat malam pulang kerja aku dan suami langsung siap siap untuk mudik singkat. Sengaja kita berangkat malam hari karena cuaca di yogya kalau siang sangat panas dan takutnya 4 kota yang akan kita lewati juga bakal panas juga jadi sepakat kita jalan malam hari.

Butuh waktu 2 – 3 jam sampai di kota kelahiran aku, jadi rutenya yogja, klaten, delanggu, solo, sukoharjo dan selamat datang di wonogiri. Lumayan juga nah kenapa aku pulang karena hari sabtu malam ada acara pengajian 2 tahun mengenang kakak aku yang meninggal karena sakit gagal ginjal di usia muda. Sebenarnya kakak aku itu adiknya ibu aku namun karena usianya selisih dikit jadi aku panggil dia mas harusnya om.

Ingat betul 2 tahun yang lalu sebelum meninggal memang kakak udah punya sakit kencing batu dari kecil namun dia tidak pernah pasrah dengan sakitnya dia termasuk pekerja keras, hingga di umur dia 37 tahun dia tidak bisa bekerja keras karena penyakit dia menyerang ginjal.

Sedih kalau ingat mas aku itu di terakhir hidupnya beliau tetap ingin kembali bekerja namun ginjal dia bengkak dan akhirnya lebam dan bengkak badanya, mengetahui kondisi adiknya yang sakit parah ibu langsung membawa pulang mas aku di wonigiri utuk dirawat, ya kakak aku lajang belun menikah dan bekerja di bogor kala itu.

Kalau tidak salah 4 bulan setelah mas di bawa pulang  pekerjaan ibu hanya keluar masuk rumah sakit untuk mengobati mas aku yang mulai sakit parah dan akhirnya dia harus mengaku kalah dan menyerah dengan penyakitnya dan dia harus melakukan cuci darah 1 minggu sekali’ terakhir aku melihat dia 1 bulan sebelum dia di panggil sang kuasa. Sedih melihat mas aku itu tubuhya jadi kurus, kulitnya jadi gosong karena akibat dari cuci darah dan dia selalu merasa kepanasan mungkin akibat dari ginjalnya yang sudah rusak dan membengkak.

Mungkin kita sudah merasa umur kakak tidak akan lama lagi untuk itu kita berusaha membuat dia bahagia dan menuruti apa yang dia minta, terakhir dia minta di beliin AC dan di taruh di kamarnya mungkin dia pikir dengan ada AC akan sedikit membantu, lantas kita nembeli satu unit AC dan keesokan harinya dipasang. Saat tukang Ac datang dan mas aku memberi perintah di mana letak ACnya belum juga tukang AC kelar menasang AC namun sudah terpasang dengan tenang mas aku menghembuskan nafas terakhir.

Selamat jalan Mas Anto semoga kamu tenang di sana dan di mudahkan jalanya dan kita akan selalu mengirm Doa untukmu Amin.

 

 

 

Iklan

20 thoughts on “Mengenang lewat doa

  1. Kok bisa kencing batu dari kecil Mbak? 😦
    Skrg peny. Ginjal byk kena usia muda, krn skrg banyak minuman rasa2, jd pd krg minum air putih.. aku pun begitu, jd cemas.. 😥

  2. luar biasa ya kak, sebuah pengalaman yang sangat menarik , jadi kita meskipun sudah tidak ketemu lagi dengan dia, kita masih bisa mendoakannya 🙂

    ikutan lomba yuk di blog dicuekin.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s