Cerita Mudik…

mudik_yuk_by_becchi-960x10241

 

Mudik yuk…!!!

Puasa, THR, Mudik, Lebaran…..

Kelihatanya 4 hal ini yang paling di nanti saat ini, padahal baru kemari kita mulai berpuasa ternyata sebentar lagi sudah Lebaran,  Rasanya cepat sekali . Pasti kalau yang ingin mudik ke kampung halaman di pastikan sudah jauh jauh hari mempersiapkan segalanya yang paling penting TIKET.  Entah itu tiket pesawat, kereta , bus atau travel Dan di jamin Ampun  ampun Harganya pasti gila -gilaan naiknya atau ada juga alternatif yang lainya naik mobil pribadi , tapi ya gitu deh…  pasti akan bermacet macetan tapi itulah seninya MUDIK.

Bicara soal mudik kali ini alias tahun ini aku ngak ada rencana mudik ke kampung halaman aku di Wonogiri.  Karena Tahun ini jatah keluarga Emak mertua,  jadi kali ini Lebaran di yogyakarta saja dan Adik aku yang sekarang sedang KKN di Selangor Malaysia besok rencana akan Turun di Yogya jadi pas lah kita merayakan lebaran di Yogyakarta.  Walau adik aku tidak merayakan hanya saja  suka nodong aja kalau lebaran gini. Aku suka seneng aja kalau lebaran gini apalagi emak mertua aku suka sekali bikin kue kering yang beraneka macam asyiiikk…

Beginilah kalau sudah menikah harus adil dan tidak memihak karena akan bikin kencemburuan sosial antara 2 keluarga.  Pasti sedih lah,  kalau kita ngak pulang pas mudik namun bagaimana lagi .  Namanya sudah kesepakataan kalau tiap tahun pas lebaran akan bergantian, padahal setiap Natal juga aku pasti mudik juga.  Namun kalau lebaran biasanya saudara saudara yang jauh pada mudik juga jadi kadang kita janjian jauh -jauh hari biar bisa kumpul.

Setiap Lebaran yang paling aku suka adalah ketemu Sanak sudara dan ketemu ponakan kecil – kecil yang suka menanti di kasih FITRAH ( angpow ). Kadang khusus angpow ini aku sudah siapkan dari yogya dan sudah aku kasih di dalam amplop kecil warna hijau bergambar kartun lucu – lucu…

Pokoknya siapa saja yang main ke rumah aku di kampung sana walau emak dan bapak aku tidak lebaran namun kita sering kedatangan tamu tetangga sekitar apalagi sejak aku jadi Mualaf dan pasti banyak anak kecilnya nah aku suka itu bagi bagi tanpa pandang bulu yang penting lihat anak – anak Happy.  Aku sering senyum lihat ponakan ponakan aku dan beberapa anak anak.  mereka semangat membawa dompet kecil atau tas kecil yang mereka bawa kemana – mana untuk tempat uang.  Karena aku  ingat jaman kecil dulu aku kan tidak lebaran, sering gigit jari kalau ngak dapat angpow karena ksmi  tidak merayakan jadi aku dan adik aku sering kelewatan aja, nah dari situ aku tidak  pilih pilih pokoknya anak kecil yang main ke rumah atau pas aku silahturahmi ketempat saudara dan ada anak- anak kecil pasti aku kasih, setelah aku kasih angpow  lantas melihat mereka tersenyum malu malu kucing bikin gemes.

Tahun ini aku Lebaran di yogya ngak ada namanya kemeriahan lebaran kaya di kampung halaman aku disana .

Yogya Sepiiiiii…..!!!!!!

Kenapa sepi…? karena ngak ada yang main kerumah ,  karena emak mertua tidak punya banyak kelaurga jadi kalau lebaran di yogya paling cuma ber 4 aja hanya aku, suami, adik suami dan Emak mertua aja sepi kan…? Coba kalau aku egois dan tetap kekeh lebaran di kampung halaman,  kasian Emak mertua dung bakal kesepian…!! Apalagi aku yang tinggal di perumahan,  udah hilang aja tu warga sekitar rumah pada balik ke kota asal mereka ampuuun….

Bagaiman Rencana lebaran tahun ini kawan mau mudik tidak dan kemana…?

 

 

//

Iklan

58 thoughts on “Cerita Mudik…

  1. wahh aku lgs ngebayangin ketupat dan opor rendangnya, walaupun gak lebaranan, tp dari kecil mami ku selalu bikin makanan ala lebaran juga, plus dikasih tetangga. Biarpun udah sampe di Belgie, aku pun sering bikin ketupat dan teman2nya, ritual yang menyenangkan 🙂

    1. Bungkus ketupatnya pakai apa feb..?
      hebat bisa bikin opor aku bikin opor kurang nendang jadi pasrah saya sama buatan Emak Mertua karena kali ini lebaran di Yogya.

      1. Tau gak sih mbaaa, stelah usut punya usut, itu abonnya produksi jawa tepatnya ampel boyolali kampungnya nenekku. Ya Tuhaaaan

  2. kalo sepi saat lebaran di jogya,,,agar rame ya ajak saja keluarga dari wonogiri lebaran ke jogya…kalo perlu diongkosi transportnya…. 😀
    lebaran kali ini saya mau ke kal-sel dech….
    keep happy blogging always…salam dari Makassar 🙂

    1. Wah nanti yang di wonogiri malah berantakan acaranya…
      Kasian.

      Memang tidak boleh egois mas karena sudah tradisi gantian berkunjung setiap Lebaran dan Tahun ini jatah Yogya jadinya walau sepi ya tetap di syukuri aja…
      Makasih sudah mampir .

      Salam hangat dari yogya.

  3. Walaupun aku Kristen kangen juga sih suasana Lebaran dan makanan khasnya. Biasanya aku kumpul dikeluarga bapak yang muslim dan temu kangen dengan keluarga besar. Hmm, terakhir Lebaran di Indonesia ya tahun 1994, lama ya.

  4. Aku enggak pernah mudiiiik.. Hahah.. 😀
    Kesian..

    Paling ya seneng kalok ketemu keluarga yang pada pulang ke Medan, Mbak..
    Rasanya bahagia banget.. ^^

  5. Wah mbk ria wonogiri’ne mana,aku klu mudik jg ke wonogiri tepatnya di desa ngrakung kulon (giriwoyo ke timur),tp disana tempate nenekku coz sdh tradisi kumpul keluarga besar disana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s