Mimpi Yang Terkubur…

images

 

Setiap orang pasti punya banyak mimpi untuk memotifasi dan menjadi tujuan hidup. Semua berawal dari mimpi . Sering aku mendengar kata – kata orang sukses yang mengatakanya atau ada juga yang berkata ”  Tidak ada yang tidak  mungkin di dunia ini ….. ”

Kadang kita merasa ” MIMPI ITU SUDAH TERKUBUR “  menurut saya mimpi tidak akan pernah terkubur kalau yang empunya mimpi belum  MATI.  Jadi kalau kita berusaha dan memang kita berjodoh dengan mimpi itu pasti akan terwujud.

Wajar kalau kita berada di posisi yang dimana rasanya mimpi itu sudah tidak ada.  Aku pernah merasakan ada di posisi itu… , saat itu aku merasa kurang yakin bahkan aku tidak punya pandangan tentang masa depan aku. Pernah berfikir juga kenapa saya tidak bisa saat rasa iri aku mulai tumbuh di dalam hati karena melihat sekitar.

Sering aku dengar orang cepat sekali berkata ” Mau jadi apa kamu….!!!!!! ” . Saat kita melakukan kesalahan di mata mereka. Kenapa orang selalu lengsung menilai kita bodoh, dongok bahkan tidak bisa apa – apa saat melakukan kesalahan tanpa melihat dulu mengapa dia melakukan kesalahan.

Apa saya pernah merasakanya saya jawab ” IYA”

Saat itu saat dimana saya sedang mencari jati diri saya dan menentukan jalan mana yang akan saya pilih aku pernah mendapat kata kata manis itu dari orang lain yang mengaku dirinya sebagai saudara dan beberapa orang yang ku kenal. Apakah saya membenci mereka saya jawab ” TIDAK ” walau sakit hati itu tidak akan hilang namun berkat itu aku mampu seperti sekarang.

Saya besar dari keluarga yang sederhana namun saya bersyukur saya sudah merasakan beratnya hidup dari kecil, dimana ada kala orang tua makan hanya dengan nasi saja asal anaknya bisa makan dengan telur , ya hanya sebutir telur yang di goreng di campur tepung agar tebal dan bisa bagi 3 untuk aku dan ke 2 adik aku.

Rasanya saya benci melihat ada saudara aku atau orang yang sebaya merengek ke orang tuanya untuk sesuatu yang ngak penting dan saya hanya bisa menangis namun saya menangis tanpa mengeluarkan air mata .

Saya sudah mulai bekerja saat lulus SMA. kala itu ingat betul rasa gejolak ingin kuliah sangat besar . namun kalau itu saya harus mengubur mimpi karena orang tua saya tidak mampu. Mungkin sudah takdir saya untuk bekerja saya sudah mampu hidup dengan bangga berdiri di kaki sendiri sejak lulus SMA dan sejak itu sampai sekarang saya sudah tidak pernah menyusahkan orang tua saya lagi cukup 17 tahun orang tua saya bersusah payah  kaki dijadikan kepala kepala di jadikan kaki untuk anaknya, karena itu membentuk pribadi saya yang keras.

Bekerja apapun aku lakukan ingat saat itu hanya dapat gaji 300 rb , saya kerjakan mau saya di anggap rendah ku tak peduli bagi aku setiap hinaan yang saya dapat itu adalah doa untuk saya agar saya lebih maju. Saya juga pernah merasa sangat terhina dan sangat menyakitkan.

Namun itulah kuasa Allah,  di saat saya terpuruk hanya Doa yang menjadi kekuataan aku iklas dan terus berusaha . Saat itu aku tidak ingin orang tua saya tahu apa yang telah terjadi dengan anaknya . Namun karena kejadian itu pintu keberuntungna  mulai sedikit terbuka walau tetap butuh waktu bebarapa tahun sampai  keberuntungan berpihak untuk aku dan tetap saya berusaha untuk mendaptkanya.

Apakah saya membenci dia, saya jawab ” TIDAK ” mungkin saat itu kita sama – sama masih muda dan saya di posisi sangat rendah di bandingkan dia yang tinggi. Namun saya bersyukur karena kejadian itu saya menjadi sekarang dan silahturahmi tetap terjaga biar hanya saya . dia dan beberapa orang dan allah yang tahu apa yang dia perlakukan kepada saya.

Ingatlah Roda selalu berputar,  tidak selamanya kita ada di bawah.  Namun satu bila kita di ATAS jangan pernah kamu lupa dari mana kamu  berasal dan jangan lupa bersyukur dan rendah hati .  karena kalau kita lupa roda bisa berputar kembali.

 

 

 

 

 

 

 

 

//

Iklan

26 thoughts on “Mimpi Yang Terkubur…

  1. Benar sekali mbak, roda kehidupan selalu berputar. Dan satu hal yang penting diingat, bila kita dikatakan sedang berada di atas, itu tiada ain karena ada mereka yang dibawah, oleh sebab itu kita harus tetap menghormati mereka karena sebab merekalah predikat ATAS itu berada pada kita. Namun bila kita berada di bawah, kita jangan sampai lupa bersyukur, sebab sudah pas di dunia ini, mungkin di belahan dunia yang lain ada yang lebih kurang beruntung dari kita. Makasih ceritanya mbak,,, 🙂

  2. yup, mimpi tak akan terkubur kecuali pemilik mimpilah yang menguburnya… dari kecil aku bermimpi jalan-jalan melihat dunia gara2 baca buku petuaangan anak2… Ayo Ria, live your dream 🙂

    My new blog post: Laut Biru Banget http://bit.ly/1kK8xyR

  3. mimpi masa lalu membuat kita ada sekarang,
    mimpi saat ini untuk masa akan datang, mimpi itu mencari jalannya sendiri utk terwujud selagi kita berusaha ya 🙂

  4. Rendah hati itu yang nggak bisa dilakukan oleh semua orang ya mbak, terkadang perlu ada orang yang mengingatkan seperti pasangan atau teman dekat dan saudara, karena kalau nggak, ada yang bisa lupa bahwa di atas langit masih ada langit.

  5. Mbak Riaaaaa..
    Aku jugak berasal dari keluarga sederhana.. Dan alhamdulillah sekarang roda kehidupan berputar dan semakin ke atas. Tapi memang perlu proses ya.. Kadang rodanya patah dan mesti ganti roda baru.. 🙂

    Makanya mimpi ku harus aku wujudkan.. In Shaa Allah..
    Semangat buat kita yaaaa ^^

      1. Amiiin.. In Shaa Allah, Mbaaaak.. 😀
        Lagi menuju ke arah sana nih.. Uda ngomong sama orang-orang tersayang jugak, dan alhamdulillah bisa didukung..

  6. Mimpi tidak akan sekedar menjadi mimpi kalau seseorang terus memupuknya dan kemudian berusaha untuk mewujudkannya ya 🙂 .

    Dan kadang aku juga tidak habis pikir dengan orang yang suka men-judge kehidupan orang lain. Setiap orang kan punya jalan hidupnya masing-masing yang berbeda-beda satu sama lain kan. Makanya ketika kita merasa “di atas”, tidak sepantasnya kita merendahkan mereka yang, menurut kita, sedang berada “di bawah”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s