Mau tahu banget atau mau tau aja….?

terus aku harus jawab...?
terus aku harus jawab…?

 

Pasti dong tidak asing dengan kata – kata itu.  Entah di TV atau di sekitar kita.

Sebenatnya aku  ingin membahas tentang perilaku kebanyakan  orang di indonesia , Maaf kalau kali ini agak panjang semoga tidak bosen 😀 . kadang beberapa pertanyaan ini sagat menggangu namun juga membuat kita antusias menjawbnya ,  namun sering sekali aku dengar beberapa pertanyaan ini.  Mungkin buka saya saja yang mengalaminya dan dari tahun ke tahun pertanyaanya juga naik level sesuai umur kita 😀

Dari pertanyaan yang basic saat aku umur belasan.

  • Kamu anaknya siapa…?
  • Rumahnya di mana…?
  • sekolah dimana…?

Sampai ada beberapa pertanyaan yang menjurus pribadi, kadang saat itu kita masih bingung harus di jawab atau tidak misal.

  • Bapak kerja dimana….?

( apakah yang ada di pikiran orang yang bertanya kalau ternyata bapak kita tidak bekerja….!!!! )

  • Kamu anak ke berapa dari berapa bersaudara…?

Aku kira masih ada banyak pertanyaan basic yang selalu sering mendampingi kita sampai se tua ini ( Gue aja kali yang tua bukan loe 😀 )

Lama lama bertanyaanya berkembang nah ini dia beberapa pertanyaan yang bikin galau saat saya menginjak umur 20 an , atau mungkin hanya  perasaan saya saja , tapi ya sutralah sebagai penyemangat saja.

  • Kuliah dimana…?

( saya jawab saya tidak kuliah , entah apa yang ada di dalam pikiran orang ini. paling ohhh ngak ada dana atau yang lainya )

  • Lantas kerja, kerja di mana…?

( nah untung saat itu saya sudah bekerja, ya walaupun bukan di kantor saya yang sekarang . lantas kalau saya bilang tidak bekerja apakah dia mau bantu saya mendapatkan pekerjaan atau hanya jawaban ” oooohhh ” )

Beda tempat beda pertanyaan, di saat usia saya 20 an  mendekati umur 22 tahun  dan alhamdulilah saya sudah bekerja di perusahan di perusaan yng sekarang namun di kantor pusatnya , lumayan besar dan punya nama dengan modal  ijazah SMA ( nanti saya ceritakan perjuangan saya mencari pekerjaa ) hanya keberuntungan saat itu yang  menaungi kepala saya.

( Oang pintar kalah dengan orang BEJO ) 😀

Saat mudik ke kampung pasti yang akan di tanyakan antara lain

  • Sudah punya pacar belum…?

( alhamdililah saat itu saya dudah punya pacar, coba bayangkan kalau saat itu saya tidak punya pacar….? )

  • Kapan nikah…?

( hahahahahah jedot jedotin tembok saat itu,  karena memang belum ada rencana nikah, kita baru cari modal. lantas jawaban saya cuma ” doain saja….? “,  Apakah selesai . tentu tidak langsung keluar nasehat nasehat dan petuah yang keluar dan saya hanya bisa anguk- angukan  kan kepala tampa membatah takut semakin panjang ceramahnya.

Itulah kehidupan bermasyarakat indah bukan 😀

Lantas apakah semua selesai,  Jelas tidak saat umur saya 24 tahun dan menikah , Masih banyak pertanyaan pertanyaan yang kadang aku malas menjawabnya karena bisa tu kejadian .  Satu hari mendapat 10 kali pertanyaan yang sama dengan orang yang berbeda.  Ini di Pertanyaan yang menjadi primadona, ingat betul kejadian ini saat usia pernikahan aku 1 sampai 3 tahun.

  • Kapan mau punya momongan…?

Awal awal menikah saya jawab saja minta doanya, jujur rasanya aku sebal kalau di tanya soal anak , kadang ya ada positifnya juga tapi kan kadang capek juga jawabnya, walau itu namanya mereka perhatian sama aku kali ya tapi bisa setiap  hari ka capek jawabnya .

Masuk ke pernikahan 4

  • Kapan kamu mau punya anak lihat teman teman kamu sudah punya anak keburu tua…?

Langsung ingat umur :D, ada benarnya juga namun kalau Tuhan belum kasih mau buat apa yang penting. Kedua orang tua saya dan  mertua saya ( Entah dalam hatinya seperti apa aku kan juga tidak tahu…? )  tidak mempersoalkan bahkan misua saya .

  • Kalian tidak mau punya anakya…..?

Waduh agak dalam nie pertanyaan, lantas saya jawab aja ” se dikasihnya Tuhan saja ‘

  • Kalian sudah ke dokter , pijat atau apa gitu…?

kalau pertanyaan ini aku suka setidaknya dia memberi semangat dan motifasi kepada saya dan misua. Kadang beberapa orang kasih rekomen.

Ada juga kisah kolegan  saya  yang juga sama nasibnya seperti saya ada orang yang bilang seperti ini

” Kalau kamu tidak bisa, sini aku ajarin atau aku buatin “

Wah walaupun tidak terjadi dengan saya namun itu sangat tidak sopan, Rasanya mau aku tampar itu muka dia.  namun kolegan aku  hanya tersenyum , jujur dia berkata rasanya mau dia BOGEM  itu mulut orang yang bilang, dari pada berlanjut lanjut dan membuat masalah baru. kolegan aku pergi saja.

Lanjut lagi , kalau sudah punya anak pasti ada saja pertanyaan lagi, ini cuma beberapa pengal cerita dari sahabat aku yang sudah punya anak misal

  • Kapan punya anak lagi…?

Oh my GOD rasanya mules belum hilang, rasa perih jahitan belum kering udah di tanya lagi. Sumpah tidak ada habisnya sampai anak dia sekolah…!

Kadang Pertanyaan demi pertanyaan selalu ada tidak dapat kita hentikan sampai usia pernikahan  aku 6 tahun.   Kadang aku berpikir biarlah orang mau berkata apa yang penting kita enjoy menjalaninya. Aku selalu berpikiran positif saja mungkin mereka perhatian kepada kita. Walau jujur ada kalanya itu sangat menganggu.

Intinya kita hidup bermasyarakat jadi terima saja baik buruknya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

32 thoughts on “Mau tahu banget atau mau tau aja….?

  1. akupun suka sebel mbak kalau ada yang nanya udah nikah apa belum *usia krusial ditanya begituan* ><
    mau dijawab "doain aja" malah suka mau dijodohin,, kan nikah ga cuma butuh pasangan ya mbak, x_x

    1. Yah kita senasip ra, kalau aku kenapa ngak adopsi saja..
      dalam hati aku bilang emang gampang kaya beli cabe dipasar.
      haha so kita aminin aja ya ra..
      bersabar nanti juga indah.
      kita tetap usaha juga dan doa ya ra…

  2. Hahaha… itulah ramah-tamahnya orang Indonesia. Aku jarang banget denger orang Indonesia membuka percakapan ngomongin hal-hal yg bukan pribadi sifatnya, seperti ngomongin cuaca dll. ya gak?

  3. Memang kadang orang-orang kita itu kelewatan ramahnya sampai sering bikin jengkel juga, soalnya kalau sudah nanya-nanya gitu rasanya kaya diinterogasi aja 😀
    Dulu pas jaman masih sendiri paling sering tuh diinterogasi gitu kalau lagi main ke rumah teman cewek, kaya mau diambil mantu saja ha ha ha . . .

  4. Dl sblm nkah sll dtnya kpan nikahny??? & skrng sll n sll dtnya kpan pnya anak ⁿўª ?? Knp klian Ɓ£Lº♏ pnya ank?? ªϑª ap sm klian?? Чάπƍ br nikah aja Ǘϑäђ hmil loch hadehhhh Klo cm tny sX 2X sich ok ,, trkdng stiap ktmu orng Чάπƍ sma n prtnyaan ⁿўª it’ mulu jd ky ♏åooº° ngilang aj ky Ӎßąҡ Ria

  5. Hah, itu pertanyaan lingkaran sesat yg gada matinya ya Ri, aku jg sebal. Pernah suatu hari pulang kantor, aku ketemu tmn baik waktu sma. Semangat lah ya aku nyapa dia. Berikut cuplikannya…
    Dia: msh tinggal sm ortu?
    Aku: iya, msh
    Dia: udah punya anak berapa?
    Aku: belom kwn gw
    Dia: owh belom kwn… tp udah punya calon dong?
    Aku: doain aja ya…
    Dia: calon gada, pacar pasti punya kan?
    Aku: gada
    Dia: kok bisa sih ga punya pacar?
    Dan tentu saja besoknya klo ktemu aku ga nyapa lagi hahaha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s